Rabu, 04 Juli 2012

“Harmonisasi” merupakan proses untuk meningkatkan kompatibilitas (kesesuaian) praktik akuntansi dengan menentukan batasan-batasan seberapa besar praktik-praktik tersebut dapat beragam.
Harminisasi akuntansi mencakup harmonisasi (1) Standar Akuntansi (yang berkaitan dengan pengukuran dan pengungkapan); (2) Pengungkapan yang di buat oleh perusahaan-perusahaan public terkait dengan penawaransuratberharga dan pencatatan pada bursa efek; dan (3) Standar Audit.
SURVEI HARMINISASI INTERNASIONAL
Keuntungan Harmonisasi Internasional
1. Pasar modal menjadi global dan modal investasi dapat bergerak di seluruh dunia tanpa hambatan berarti.
2. Investor dapat membuat keputusan investasi yang lebih baik.
3. Perusahaan-perusahaan dapat memperbaiki proses pengambilan keputusan strategi dalam bidang merger dan akuisisi
4. Gagasan terbaik yang timbul dari aktivitas pembuatan standar dapat disebarkan dalam mengembangkan standar global yg berkualitas timggi.
SEKILAS MENGENAI ORGANISASI INTERNASIONAL UTAMA YANG MENDORONG HARMONISASI AKUNTANSI
Enam organisasi telah menjadi pemain utama dalam penentuan standar akuntansi internasional dan dalam mempromosikan harmonisasi akuntansi internasional:
1. Badan Standar Akuntansi Internasional (IASB)
2. Komisi Uni Erpa (EU)
3. Organisasi Internasional Komisi Pasar Modal (IOSCO)
4. Federasi Internasional Akuntan (IFAC)
5. Kelompok Kerja Ahli antar pemerintah Perserikatan Bangsa-Bangsa atas Standar Internasional Akuntansi dan Pelporan (International Standar Accounting and Reporting-ISAR), bagian dari konferensi perserikatan bangsa – bangsa dalam perdagangan dan pembangunan (United Nations Conference on Trade and Development – UNCTAD)
6. Kelompok Kerja dalam standar Akuntansi Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (Kelompok Kerja OECD)
BADAN STANDAR AKUNTANSI INTERNASIONAL
Badan Standar Akuntansi Internasional (IASB), dahulu IASC merupakan badan pembuat standar sector swasta yang independent, yang didirikan pada tahun 1973 oleh organisasi akuntansi professional di Sembilan Negara, dan di restrukturisasi pada tahun 2001. Tujuan IASB adalah :
1. Untuk mengembangkan dalam kepentingan umum, satu set standar akuntansi global yang berkualitas tinggi, dapat di pahami dan dapat di terapkan yang mewajibkan informasi yang berkualitas tinggi, transparan, dan dapat dibandingkan dalam laporan keuangan dan pelaporan keuangan lainnya untuk membantu para partisipan dalam pasar modal dunia dan pengguna lainnya untuk membantu para partisipan dalam pasar modal dunia dan pengguna lainnya dalam membuat keputusan tertentu.
2. Untuk mendorong penggunaan dan penerapan standar-standar tersebut yang ketat
3. Untuk membawa konvergensi standar akuntansi nasional dan standar akuntansi internasional dan standar pelaporan keuangan internasional kea rah solusi berkualitas tinggi
Perbandingan antara IFRS dan Isi Prinsip Akuntansi Komprehensif Lainnya
Berbagai analisis telah membandingkan IFRS dengan isi prinsip akuntansi lainnya. Proyek perbandingan antara IASC danGAAPASmerupakan bagian rencana FASB untuk aktivitas internasional, yang mencakup promosi daya banding internasional standar akuntansi. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk memberikan informasi dalam menilai dapat diterimanya IAS untuk pencatatansuratberharga di Amerika Serikat.
UNI EROPA (EUROPEAN UNION-EU)
Salah satu tujuan EU adalah untuk mencapai integrasi pasar keuangan eEropa. Untuk mencapai tujuan ini, EC telah memperkenalkan direktif dan mengambil langkah inisiatif yang sangat besar untuk mencapai pasar tunggal bagi :
* Perolehan modal dalam tingkat EU
* Membuat kerangka dasar hokum umum untuk pasarsuratberharga dan derivative yang terintregasi
* Mencapai satu set standar akuntansi tunggal untuk perusahaan-perusahaan yang sahamnya tercatat
Apakah Upaya Harmonisasi EU telah Berhasil?
Direktur keempat dan ketujuh memiliki pengaruh yang dramatis terhadap pelaporan keuangan di seluruh EU, yaitu membawa akuntansi di seluruh Negara anggota EU ke tahap penyeragaman yang baik dan relative memadai.
Pendekatan Baru EU dan Intregasi Pasar Keuangan Eropa
Pada tahun 2000, EC mengadopsi strategi pelaporan keuangan yang baru. Hal yang menarik dari strategi ini adalah usulan aturan bahwa seluruh perusahaan EU yang tercatat dalam pasar intregasi, termasuk bank, perusahaan asuransi dan SME, meyusun akun-akun konsolidasi sesuai dengan IFRS.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar